Tampilkan postingan dengan label Container Depot. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Container Depot. Tampilkan semua postingan

Kamis, Januari 16, 2014

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau


cargo lable

Petikemas digunakan secara terus menerus untuk kegiatan Export dan Import dengan muatan yang bebeda – beda  sehingga menimbulkan kerusakan atau bau yang tidak sedap menyengat hidung . Sebuah depot container melakukan pencucianpetikemas didepot sebelum container tersebut digunakan atau buat export,  tapi terkadang bau tersebut muncul kembali saat akan keluar dari depo. Untuk menghilangkan bau tersebut berbagai cara dan treatment dilakukan oleh sebuah depot container  atau pekerja maintenance and repair bahkan pihak shipper atau pengirim barang pun melakukan treatment jika container yang dikirim kemereka masih ditemukan bau .  Permasalahan bau ini menjadi tidak jelas karena tidak bisa ditangkap oleh mata dan hanya dirasa dengan indra pencium atau hidung. Saya disini  mau berbagai pengalaman tentang bagaimana cara untuk menghilangkan bau didalam container. Sebelum  saya menguraikan langkan – langkah tersebut maka harus mengetahui terlebih dahulu penyembab mengapa container menjadi bau.

Adapun penyebab container menjadi bau adalah sebagai berikut :
1       Sisa cargo yang lama masih tersimpan didalam container 
2       Cargo yang bau seperti chemical dan pakan ternak sudah menyerap diplywood 
3       Treatment yang kurang tepat pada saat container digunakan oleh cargo yang bau

Setelah mengetahui penyebab timbulnya bau didalam petikemas maka kita akan lebih mudah dalam mengatasi masalah tersebut.


posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.02

Jumat, Januari 03, 2014

Cara Survey container sebelum stuffing cargo

survey container

Para Exportir barang yang pengirimannya mengunakan container harus melakukan survey container sebelum dilakukan pemuatan cargo untuk memastikan container dalam kondisi baik dan layak. Dengan kondisi container yang layak maka akan memberikan jaminan barang akan dikirim dalam kondisi aman  ketangan buyer atau penerima barang ( consignee )

Bagian yang harus disurvey sebelum dilakukan stuffing cargo kedalam container adalah sebagai berikut :


Exterior: 
1.No holes or cracks in walls or roof. 
   Tidak ada lubang di dinding atau atap untuk memastikan ini agar dilakukan pengetesan
  kekedapan cahaya dan air.
2.No cracks at the joint of welding  
   Tidak ada las atau sambungan yang pecah
3.Doors operate properly 
   Pintu beroperasi dengan baik sehingga bisa membuka dan menutup dengan sempurna.
4.Closing devices operate properly.
   Pengunci pintu beroperasi dengan baik
5.No adhesive labels or labels cargo from the previous cargo, e.g
   Tidak ada lable - label cargo yang lama
6.No missing door components 
   Tidak ada komponen - komponent pintu yang hilang
7.The hole of ventilation must be  free from duct tape
   Lubang fentilasi harus bebas dari lakban tidak tertutup oleh apapun sehingga ada sirkulasi
   udara pada saat pengiriman barang
8.General condition seaworthy 
   Secara umum kondisi aman saat pengapalan dilaut


Interior : 

1.Interior Ventilation must be free form duct tape 
   Bagian dalam ventilasi harus bebas dari lakban
2.Watertight. Test method: enter in to container, close both doors tightly and look for incoming light (e.g. through cracks, holes, door gaskets etc.). 
   Harus kedap air
3.Interior is absolutely dry. (Wipe up any condensation or white frost in order to avoid corrosion and moisture damage of the cargo.) 
   Bagian dalam harus kering tidak boleh basah baik didinding maupun di lantai.
4.Clean, free of cargo residues 
   Harus bersih dan bebas dari sisa cargo 
5.Neutral in odor. 
   Bau harus netral  seperti bau pada umunya
6.Free form transferable stain , test method with white pepper 
   Harus bebas dari noda yang bisa dipindahkan karena akan sangat berbahaya buat cargo  
    jika masih ada noda yang lengket dan bisa dipindahkan
7.No nails or other protrusions which could damage the cargo.
   Tidak ada paku yg menyebabkan cargo rusak 

Itulah cara - cara dalam melakukan survey sebelum cargo dilakukan stuffing dan hal tersebut harus dilakuakan oleh seorang QC pabrik dengan mengunakan form check list dan didokumentasikan.

   
posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 00.34

Rabu, Desember 25, 2013

Cara stuffing Cargo Reefer


CARA STUFFING CARGO REEFER



Proses stuffing cargo reefer container sangatlah penting dikarenakan akan menentukan kondisi barang didalam reefer container sehingga dalam kondisi baik secara kualitas sampai dengan pembeli. Reefer container hanya berfungsi sebagai menjaga suhu cargo didalam container sehingga pada saat stuffing cargo direefer container diharapkan dilakukan secara  benar. Dengan stuffing yang benar akan membantu proses sirkulasi udara didalam container sehingga dalam mejaga suhu reefer container bisa bekerja dengan maksimal. Adapun beberapa procedure yang harus dilakukan dalam proses stuffing reefer adalah sbb :

1.   Memastikan power supply untuk reefer container sesuai dengan standards
2.  Sebelum dimuat cargo container reefer harus dilakukan pre cooling sampai setting point.
3. Tidak membuka kedua pintu container setelah dilakukan pre cooling minimal 1 jam untuk menghindari
kerusakn pada body container reefer atau engine.
4.  Proses stuffing harus mengunakan ruang tertutup tidak boleh diudara bebas.
      5.  Engine reefer harus dalam kondisi power off
      6.  Cargo harus sudah mencapai setting point sehingga tidak terjadi hot stuf
      7. Cargo tidak boleh melebihi garis merah didalam container

Demikian beberapa tahap yang harus dijalankan dalam melakukan stuffing cargo reefer container. Dengan menjalankan stuffing yg benar akan dapat save money dan menjaga bisnis yang berkelanjutan dengan pembeli.
Berikut kami berikan ilustrasi gambar stuffing reefer container.

www.ali-shodikin.com

stuffing cargo reefer yang salah


posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.11

Senin, Maret 26, 2012

Container Moving


container moving

Container Depot adalah tempat menyimpan barang untuk dikirim ketempat tertentu baik itu domestik ataupun internasional.Sesuai dengan tujuan pembuatan container itu sendiri adalah sebagai wadah yang bisa dipindah – pindah dengan mudah sehingg  Container selalu berpindah – pindah dari tempat satu ketempat lain dengan mengunakan trucking , vessel , alat angkut  atau container transport. Pergerakan container sangat ditentukan dengan perdagangan suatu Negara jika suatu Negara mempunyai tingkat export dan import yang tinggi tentunya pergerakan container dinegara tersebut sangat tinggi dan sebaliknya. Dalam roda perdagangan dunia peran dari sebuah container menjadi sangat penting. Adapun moving container dibagi menjadi beberapa sebagai berikut :
  1.     Local Moving / Pergerakan petikemas didomestik atau antar pulau disuatu negara
  2.     Export Moving   / Pergerakan petikemas untuk export ( pengiriman barang )
  3.     Import Moving / Pergerakan kontainer untuk import ( pembelian barang )
  4.     Reposition Moving / Pergerakan petikemas kosong antar negara atau daerah
  5.     Free use Moving / Pengunaan petikemas untuk domestika
  6.     On Hire Moving / Pergerakan petikemas dengan cara menyewa
  7.     Off Hire Moving / Pergerakan petikemas dengan mengembalikan ke pemilik.

Pergerakan tersebut pada umumnya dialami oleh seluruh container yang ada diseluruh dunia.
posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 00.21

Senin, Maret 12, 2012

Grade Container



GRADE CONTAINER
Sesuai dengan bermacam – macam permintaan kondisi container oleh shipper atau pengirim barang untuk kegiatan export dan untuk muat barang yang akan dikirim maka diperlukan untuk mengolongkan container transport menjadi beberap grade yaitu VIP , Grade A ,Grade B dan Grade C sehingga dalam memberikan pelayanan lebih effective dan efficien
Grade Container


Tabel dibawah adalah pedoman untuk menentukan grade container

GARDE
CRETERIA
CATEGORY CARGO
GRADE VIP
- Tidak ada bau / odour
- Kondisi bersih interior dan exterior
- Tidak ada rusty / karat , stain , material asing
- Layak untuk cargo makanan
- Kedap terhadap cahaya
- Untuk cargo makanan / 
Food Container
- Untuk obat - obatan
-
GRADE A
- Tidak ada bau / odour
- Kondisi bersih interior dan exterior
- Tidak ada rusty /karat ,stain , material asing.
- Floor dalam kondisi bagus tidak ada stain /noda , gouges dan schretes
- Minor repair.
- Kedap terhadap cahaya
- Untuk Cargo Electronic, kertas , tire ,
GRADE B
- Tidak ada bau
- Kondisi bersih exterior dan interior
- Kurang lebih 10 % untuk karat dipanel
   exterior dan interior
- Floor dalam kondisi layak
- Middle repair.
- Kedap terhadap cahaya
- Layak untuk general cargo
- Untuk General cargo
GRADE C
- Tidak ada bau
- Kondisi bersih exterior dan interior
- Kurang lebih 20 % untuk karat dipanel
   exterior dan interior
- Floor dalam kondisi layak
- Major repair.
- Layak untuk raw cargo
- Untuk Raw material


Tabel dibawah adalah pedoman untuk menentukan grade container pada saat survey petikemas gate in depot

GARDE
CRETERIA
CATEGORY CARGO
GRADE VIP
- Tidak ada bau / odour
- Kondisi bersih interior dan exterior
- Tidak ada rusty / karat , stain , material asing
- Layak untuk cargo makanan
- Kedap terhadap cahaya
- Untuk cargo makanan  / Food Container
- Untuk obat - obatan
-
GRADE A
- Tidak ada bau / odour
- Kondisi bersih interior dan exterior
- Tidak ada rusty /karat ,stain , material asing.
- Floor dalam kondisi bagus tidak ada stain /noda , gouges dan schretes
- Minor repair.
- Kedap terhadap cahaya
- Untuk Cargo Electronic,kertas , tire ,
GRADE B
- Tidak ada bau
- Kondisi bersih exterior dan interior
- Kurang lebih 10 % untuk karat dipanel
   exterior dan interior
- Floor dalam kondisi layak
- Middle repair.
- Kedap terhadap cahaya
- Layak untuk general cargo
- Untuk General cargo
GRADE C
- Tidak ada bau
- Kondisi bersih exterior dan interior
- Kurang lebih 20 % untuk karat dipanel
   exterior dan interior
- Floor dalam kondisi layak
- Major repair.
- Layak untuk raw cargo
- Untuk Raw material
posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 00.23

Senin, Januari 16, 2012

Muat Container

pick up container

Muat Container
Proses bongkar container di container Yard atau lapangan sebuah depo container dilakukan oleh depot container kosong. Dalam proses pengambilan container di depo harus mendapatkan DO ( Dilevery order ) dari pelayaran atau shipping line untuk pengambilan petikemas tersebut. Setelah mendapatkan DO maka pihak shipper atau menunjuk forwarding untuk pengambilan petikemas didepo. Biasanya pihak forwarding yang ditunjuk memiliki armada tuck container atau trailer. 

Sebelum pengambilan petikemas harus dilakukan pengurusan adminstrasi ke depo untuk buat bon muat dan konfirmasi container yang akan di ambil. Jika sudah mendapatkan bon muat dan  diberikan kepihak supir trailer maka pihak supir bisa langsung masuk kedepo yang dituju untuk proses muat container. Adapun dalam proses muat container harus diperhatikan beberapa point yaitu Kondisi container , Ukuran , Type, kriteria, grade container. Sehingga container yang dimuata atau diambil sesuai dengan cargo yang akan dimuat.

posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 00.13

Bongkar Container

Alat Container

Bongkar  Container

Proses bongkar container di container Yard dilakukan oleh depot setelah trucking yang membawa container  mendapatkan bon bongkar dari petugas depot pembuat bon bongkar. Adapun dalam proses bongkar container harus diperhatikan beberapa point yaitu Kondisi container , Ukuran , Type , jenis. Penempatan container harus sesuai dengan yard planning yang telah ditetapkan oleh management depot tersebut  


posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 00.12

Selasa, Januari 10, 2012

Free Use Container

container handling
 
Free Use Container

Adalah mengunakan container atau petikemas untuk pengiriman barang tanpa menyewa ke pemilik container. Biasanya hal ini dilakukan antara pemilik container dengan pengirim barang didomestic dengan hubungan saling menguntugkan. Dimana pemilik container diuntungkan karena efisiensi biaya pengiriman container kesuatu tempat dan biaya pengiriman menjadi tanggung jawab pengirim barang demikian sebaliknya pengirim barang diuntugkan karena tidak menyewa container untuk pengiriman barang.

posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.31

Repositioning Empty Container



Container Handling

Repositioning Empty Container

Dalam pergerakan container untuk melayani kebutuhan export dan import dengan mengunakan container maka pada saat tertentu di sebuah Negara atau tempat memerlukan container untuk export sedangkan stock container tidak ada maka dibutuhkan empty repositioning atau yang sering disebut OB untuk memenuhi kebutuahan container untuk export jadi yang dimaksud dengan Repositioning atau OB (Over breangen ) adalah pergerakan container kosong dari suatu tempat ke tempat lain. Adapun untuk repositioning disini terbagi menjadi 2 yaitu Repositioning Out dan Repositioning IN

Repositiong Out adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengirim container kosong ke suatu tempat

Repositioning IN adalah Kegiatan yang dilakukan dalam hal menerima container kosong yang dikirim dari suatu tempat

posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.24

Export


Export

Pengambilan container ( Export )


Dalam proses kegiatan export yang mengunakan container sebagai alat transportasinya maka pihak exporter mengajuhkan peminjaman container ke pemilik container atau shipping line. Setelah mendapatkan Booking konfirmasi maka pihak pengirim barang memberikan order ke perusahaan trucking untuk melakukan pengambilan container didepo sesuai dengan DO ( Delivery Order ).

Didalam pengembalian kontainer ke depo harus diperhatikan beberapa hal sbb :
1. Membawa dokument DO Asli dari shipping line 
2. Melakukan pengurusan dokument didepot atau surat muat
3. Memilih container sesuai dengan kriteria yang akan digunakan
4. Melakukan pick up atau muat container didepo
5. Mendapatkan surat jalan atau EIR Out sebelum meninggalkan depot container

Setelah tuck container meninggalkan depo maka pihak transporter harus menjaga kontainer tersebut aman sampai ketempat atau pabrik untuk proses stuffing cargo. Setelah proses stuffing cargo selesai container harus disegel ditempat yang telah ditentukan dengan mengunakan segel dari pelayaran atau shipping line. Setelah proses stuffing cargo selesai maka pihak transporter membawa container tersebut ke Pelabuhan sesuai dengan SI yang dikeluarkan oleh pihak pelayaran untuk proses pengapalan.



posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.20

Import

Import

Pengembalian Container  ( Import )

Dalam proses kegiatan import setelah muatan dibongkar dari container oleh penerima barang maka container tersebut harus dikembalikan ke depo container yang telah ditunjuk sesuai dengan SPC ( Surat pengembalian Container ) yang dikeluarkan oleh pemilik container dalam hal ini adalah shipping line. Container dari pelabuhan ke consignee dan consignee ke depo container diangkut mengunakan trucking. Container yang dikembalikan ke depo harus dilakukan pengecekan kondisinya . Adapun procedure didalam penerimaan container di depo pada umumnya sama untuk setiap depo container.

posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.19

Difinisi Container depot




Difinisi Container Depot

Adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang jasa yang digunakan untuk menyimpan container dengan dilakukan proses perawatan dan perbaikan terhadap container tersebut. Sebuah depo container harus memenuhi persyaratan dari asosiasi depo container / ASDEKI , pemerintah dan pemilik container. Depot container mempunyai peran yang sangat penting didalam pertumbuhan ekonomi khususnya kegiatan export dan import yang mengunakan container.


posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 19.17

Jumat, Oktober 14, 2011

Jenis alat angkat kontainer ( Heavy Lifting )


Container Crane , sering juga disebut Q Crane  atau Gantry Crane adalah peralatan bongkar muat yang berfungsi untuk membongkar atau memuat peti kemas / Container dari kapal ke Dermaga / daratan.

Sejarah Container Crane dimulai pada saat membuat Container Crane untuk perusahaan Matson pada tahun 1958. Crane tersebut masih menggunakan “ A-Frame”. Setelah itu perusahaan Crane dari Eropa mulai masuk dan menjual Container Crane di pasaran. Setelah itu pada akhir tahun 60 an dan awal tahun 70 an, perusahaan Crane dari Jepang mulai memasuki pasar Container Crane. Hal tersebut diikuti oleh perusahaan dari Korea Selatan. Perkembangan terakhir adalah perusahaan Crane dari China yang dipimpin oleh ZPMC masuk ke pasar dan merebut banyak order di Dunia karena harga yang ditawarkan sangat bersaing.

Dari Container Crane pertama yang realtif sederhana maka Container Crane berkembang dalam dimensi, kekuatan angkat maupun kecepatan angkat.


Panamax : Outreach s/d 35m yang digunakan untuk kapal-kapal yang melewati Terusan Panamax.


Post Panamax : Outreach s/d 45m


Super Post Panamax : Outreach lebih besar dari 45 m


Suez-Max : Outreach s/d 66 m yang digunakan untuk kapal-kapal yang melewati Terusan Suez.

Container Crane sekarang ini sudah menjadi banyak variasinya, antara lain dengan model double Trolley, dengan ketinggian yang Low Profile, dan lainnya. Jenis teknologinya pun bermacam macam, dilihat dari penggeraknya seperti AC Drive, dilihat dari kemampuan angkat seperti dua Container sekaligus dan lainnya. Container Crane akan berkembang terus menerus, sejalan dengan teknologi baru yang ditemukan dan hal tersebut sangat menarik untuk diketahui.

Adapun jenis alat angkut container saat ini adalah sebagai berikut :


1. Fork Lift


2. Side Loader


3. Reach Stacker


4. Gantry Crane


5. Straddle carrier


6. Transtainer ( Rubber Tyre )

posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 02.15

Rabu, Januari 13, 2010

Macam - Macam Container

Macam – macam Container

Container mempunyai standard dimension dan keistemewaan dalam hal
penangannya dan untuk aliran perpindahan dari satu cara pemindahan ke yang
lainnya.
1 Ada dapun macam – macam container berdasarkan ukuran panjangnya adalah sebagai berikut

20 FT

40 FT


45 FT




posted by : Ali Shodikin
Management container Depot Updated at: 03.08